Panembahan Senopati Anak Kandung Joko Tingkir, Benarkah?

Panembahan Senopati Anak Kandung Joko Tingkir
Ilustrasi Sutawijaya (Panembahan Senopati) dan Joko Tingkir (Sultan Hadiwijaya).

PANEMBAHAN Senopati atau Raden Danang Sutawijaya adalah pendiri Dinasti Mataram, Raja Mataram pertama selepas keruntuhan Kerajaan Pajang yang didirikan Raden Mas Karebet, Joko Tingkir atau Sultan Hadiwijaya.

Sejarah umum mencatat, Raden Sutowijoyo adalah putra Ki Ageng Pemanahan bin Ki Ageng Ngenis bin Ki Ageng Selo bin Ki Ageng Getas Pendowo bin Raden Bondan Kejawan bin Prabu Brawijaya V (Bhre Kertabhumi), Raja Majapahit pamungkas. Babad Tanah Jawi mencatat silsilah Panembahan Senopati demikian.

Namun, kasak-kusuk mengenai fakta bahwa Raden Sutawijaya sebenarnya adalah anak Sultan Hadiwijaya mulai merebak dalam forum-forum diskusi di warung kopi oleh para pegiat sejarah. Analisanya, dari berbagai forum diskusi yang didapatkan historyofjava.com, nama Sutawijaya mirip dengan Hadiwijaya.

Keduanya memiliki nama "wijaya" yang dikaitkan sebagai hubungan anak dan ayah. Tapi, sejarah pada umumnya mencatat jika Sutowijoyo hanyalah anak angkat Joko Tingkir (Hadiwijaya), bukanlah anak kandung.

Dalam catatan JP Coen, ia menyatakan jika Pemanahan adalah abdi sirih Raja Pati. Sementara saudagar Belanda Jacob menyatakan bahwa Pemanahan adalah tukang rumput Raja Demak-Pajang. Babad Cirebon dan Banten konon juga menyebut demikian.

Pemanahan disebut-sebut hanyalah menerima titipan istri selir dari Jru Jalir yang bernama Sabinah, anak Juru Manting (Pamantingan atau pembelah kayu bernama Sabinah dari Jepara, Jawa Tengah).

Dengan pendapat itu, beberapa pegiat sejarah meragukan jika Pemanahan memiliki putra yang akhirnya mendirikan Dinasti Mataram dan menjadi raja yang pertama. Mereka menduga, Raden Sutowijoyo (Panembahan Senopati) sesungguhnya adalah anak kandung Mas Karebet/ Joko Tingkir/ Sultan Hadiwijaya.

Namun dalam literasi sejarah, pendapat bahwa Sutawijaya anak kandung Joko Tingkir sangat lemah karena tidak didasari pada bukti catatan sejarah yang kuat, tetapi berdasarkan dugaan, analisa dan opini sejarah. Hampir semua catatan sejarah menyebut jika Sutowijoyo adalah putra Ki Ageng Pemanahan yang kemudian diangkat sebagai anak angkat oleh Raja Pajang, Sultan Hadiwijaya.

Sutawijaya meneruskan wilayah perdikan dari ayahnya, Ki Ageng Pemanahan bernama "Mataram" sebagai wilayah pemberian dari Sultan Hadiwijaya, karena berhasil mengalahkan Adipati Jipang Panolan, Arya Penangsang.

Wilayah perdukuhan perdikan yang masih sangat kecil yang dulunya dari babat alas Mentaok itu, lambat laun berkembang pesat. Bahkan, beberapa kademangan banyak yang tertarik bergabung ke wilayah Mataram yang masih sangat kecil ketimbang Pajang yang sangat luas dan mapan sebagai negara digdaya.

Mataram benar-benar menjadi negara satu-satunya di Tanah Jawa yang sangat kuat dan merdeka, setelah Kasultanan Pajang dijabat oleh Pangeran Benowo, adik angkat Sutawijaya melengserkan diri. Benowo adalah raja Pajang ketiga, setelah Arya Pangiri (Adipati Demak yang menjabat Raja Pajang kedua hanya dua tahun).

Dalam konflik Mataram-Pajang, Pangeran Benowo adalah putra mahkota dari Sultan Hadiwijaya yang memiliki kedekatan emosional dengan Sutawijaya. Karena itu, saat terjadi konflik internal di Keraton Pajang antara Benowo (anak) dan Arya Pangiri (menantu), Panembahan Senopati memberi bantuan kepada Benowo.

Bahkan, Pangeran Benowo lebih rela jika tahta Pajang dilanjutkan Sutowijoyo ketimbang Arya Pangiri, sang Putra Sunan Prawoto yang berhasil naik tahta sebagai Sultan Pajang kedua, meski hanya dua tahun saja. (*)

Belum ada Komentar untuk "Panembahan Senopati Anak Kandung Joko Tingkir, Benarkah?"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel